Sub C. Meningkatkan Keamanan Informasi

 Saat ini, dengan makin banyaknya kejahatan di internet karena aktivitas online, pengembang perangkat lunak ikut bertanggung jawab terhadap keamanan pengguna dengan mengembangkan fitur untuk keamanan informasi. Fitur tersebut terdapat pada sistem operasi, browser, dan aplikasi. 1. Penggunaan Fitur Keamanan pada Sistem Operasi, salah satu fitur keamanan pada sistem operasi ialah fitur keamanan yang ada pada Windows 10. Windows 10 memiliki fitur Windows Security dimana fitur ini dapat digunakan untuk memproteksi peranti dan data yang ada pada komputer. Adapun fitur-fitur nya sebagai berikut: a. Virus and threat protectionb. Account protectionc. Firewall and network protectiond. App. control and browsere. Device Securityf. Device Performance and Health

2. Penggunaan Fitur Keamanan pada Peramban, dengan berkembangnya teknologi keamanan informasi, perangkat lunak peramban yang kalian lakukan menjadi makin aman.  Ada beberapa fitur penting dari peramban yang harus kalian ketahui. Fitur ini berfungsi sebagai penjelajahan di internet yang aman. Fitur penting tersebut seperti berikut. a. Periksalah Alamat Situsb. Yakinkan Simbol Keamananc. Lakukanlah Pembaruan Berkala pada Peramban

3. Pelacakan pada Peramban, saat kita menggunakan peramban untuk melakukan penjelajahan di internet, seluruh riwayat penjelajahan kita akan disimpan oleh peramban. Semua situs web yang kalian kunjungi dan jelajahi akan disimpan dalam cookie di peramban. Lacakan aktivitas penjelajahan pengguna internet dan penyimpannya pada cookie digunakan untuk memaksimalkan kinerja dari peramban dalam hal kecepatan yang membuat penggunanya merasa nyaman. Namun, data pada cookie juga dapat digunakan untuk memetakan kebiasaan dan preferensi pengguna ketika menjelajahi internet. Cookie juga dapat digunakan oleh pengiklan untuk menampilkan iklan barang-barang yang kita sukai.

4. Bagaimana Cookie Bekerja? Cookie pada peramban adalah kumpulan data kecil yang digunakan untuk menyimpan informasi aktivitas kita dalam penjelajahan situs web. Ketika kalian menulis alamat web, mengeklik hyperlink atau ikon, semua aktivitas tersebut akan dicatat di cookie. Cookie juga dapat menyimpan informasi spesifik dari situs web tertentu yang kalian kunjungi. Jika kalian tidak memiliki akun pada situs tersebut, riwayat penjelajahan akan tersimpan pada cookie di peramban kalian. Kecil kemungkinan data pada cookie akan disusupi dengan malware dan mencuri data pribadi kalian.

5. Pelacakan Akun, meskipun fitur cookie pada peramban telah dinon-aktifkan, tetapi riwayat aktivitas pada akun tertentu masih dapat dilacak. Ketika kalian membuat akun pada situs media sosial seperti facebook misalnya, sebenarnya, kalian telah memberikan izin kepada facebook untuk mencatat aktivitas kalian dengan akun facebook tersebut. Catatan riwayat aktivitas kalian dengan akun tidak disimpan secara lokal pada peramban di komputer kalian, tetapi dicatat di server. Riwayat ini biasanya diberikan kepada pengiklan di aplikasi facebook dan secara default, fitur ini adalah aktif. Pengaturan riwayat akun online biasanya dapat diatur. Berikut contoh pengaturan riwayat di facebook.

Comments

Popular posts from this blog

Rangkuman Wi-Fi dan Thetering